Taliwang, Alineasatu.net – Masyarakat Sumbawa Barat sebagai salah satu konsumen listrik kembali mengeluhkan pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU). Dinas Perhubungan sebagai instansi pengelola layanan, dinilai belum melakukan langkah konkrit guna memenuhi hak masyarakat. Masih banyak ditemukan PJU yang mati. Seperti yang dikeluhkan warga Desa Banjar, PJU dari simpang PLN, Roropedi – Banjar telah padam sejak lama.
“Penerangan jalan dari simpang PLN menuju Desa Banjar padam total, kondisi jalan gelap dan berlubang akan mengakibatkan kecelakaan. Untuk itu, kepala Dinas Perhubungan Sumbawa Barat harus segera menyelesaikan keluhan warga,” kata Burhan, warga Desa Banjar, Jumat (27/2).
Selanjutnya kata Burhan, PJU di wilayah tersebut semuanya mati dan belum diperbaiki sekian lama, membuat sejumlah pengendara roda dua dari arah kota Taliwang yang ingin menuju Desa Banjar Kertasari banyak yang mengeluh dan takut. Karena kondisi jalan gelap saat melintas pada malam hari. Ditambah dengan ruas jalan sempit dan berlubang.
“Kami berharap keluhan warga inu bisa respon, jangan sampai terjadi kecelakaan baru ada perbaikan,” ungkapnya.
Selain PJU, 5 OPD di komplek KTC juga mengalami pemadaman listrik sejak bulan lalu hingga kini. Hingga saat ini dinas terkait belum menemukan titik kerusakan arus listrik. OPD yang mengalami pemadaman lampu yakni Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Pertanian dan Disnakertrans. Hal ini tentu berdampak kelumpuhan operasional Dinas, akses internet terputus, peralatan kerja berupa elektronik mati total, ruangan panas. Rasa tidak nyaman berpengaruh kepada kinerja pegawai, akibatnya pelayanan kepada masyarakat terbengkalai. (Kdon)
