Taliwang, alineasatu.net Isu mengenai siapa yang akan menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat terus berhembus dan menjadi perbincangan hangat. Setelah H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si mundur dari jabatan Sekda, dan menang menjadi Bupati Sumbawa Barat bersama Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov sebagai wakil Bupati, kini sosok pengganti Sekda mulai menjadi perhatian semua kalangan.
Setelah sebelumnya empat nama pejabat tinggi menjadi desas-desus. Namun ada sosok yang terlupakan dan yang layak untuk diusung dalam mengisi jabatan Sekda di Sumbawa Barat. Sosok ini adalah sosok yang dituakan, di kagumi, serta telah mendapat segudang prestasi dalam mengelola birokrasi.
Berikut nama pejabat senior yang mampu mengemban jabatan Sekda Sumbawa Barat.
1.Nurdin Rahman, SE. Pernah Menjabat sebagai Kepala BPKD, Kadis Koperindag, dan saat ini menjabat sebagai Kadis Pariwisata Sumbawa Barat. Nama Nurdin Rahman sudah tidak asing dikalangan masyarakat, ia juga pernah mengikuti pansel Sekda sebelumnya.
2. H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd. Pernah menjabat sebagai Kadis Perizinan, Kepala Kesbangpol, Kadis Disnakertrans, dan kini menjabat sebagai Kadis Perhubungan Sumbawa Barat. Dirinya juga saat menjadi ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Sumbawa Barat.
3. Muhammad Suharno, S.Sos. Pernah menjabat sebagai Kepala P2KBP3A dan sekarang sedang menjabat sebagai kepala Kesbangpol Sumbawa Barat. Dedikasi Suharno terhadap Daerah ini sudah pantas menduduki jabatan sekda.
Ketiga nama tersebut selain memiliki rekam jejak, kompetensi, dan pengalaman yang tak perlu diragukan lagi dalam mengelola Birokrasi.
Jabatan Sekda bukan sekadar tentang kemampuan teknis dalam mengelola administrasi. Lebih dari itu, sosok Sekda harus mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Ia harus mampu merangkul semua pihak, menyelesaikan masalah dengan bijaksana, serta menjadi mitra setia Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan visi-misi pembangunan.
Untuk ditekankan, Sekda tidak dinilai atas dasar kedekatan maupun politik balas budi. “Tidak seperti itu” yang dinilai adalah loyalitasnya kepada daerah. Sekda bukanlah sosok yang merasa diri hebat, tetapi sosok yang dihebatkan oleh kinerja dan dedikasinya. Di tengah berbagai “desas-desus”, masyarakat Sumbawa Barat menaruh harapan besar pada sosok Sekda yang akan datang.
Masyarakat Sumbawa Barat menginginkan sosok pemimpin birokrasi yang tidak hanya cakap dalam administrasi, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan mampu menjaga kepercayaan publik. Ketiga kandidat ini memiliki kelebihan masing-masing, namun keputusan akhir harus berdasarkan pertimbangan yang transparan, matang, dan objektif, di tengah berbagai “desas-desus” yang menyertai proses seleksi. (A1)
