Gebyar PAUD KSB 2026 Hadirkan Semangat Laskar Undru, Kenalkan Sejarah dan Nilai Perjuangan Sejak Dini

Taliwang, Alineasatu.net — Semangat mengenalkan sejarah dan nilai perjuangan daerah kepada generasi sejak usia dini mewarnai Festival Laskar Undru Gebyar PAUD Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar Selasa (1/9) di Lapangan Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC).

Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi Anak, dan Bangun Masa Depan”, Gebyar PAUD KSB 2026 diikuti sebanyak 216 anak PAUD yang berasal dari delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Beragam kegiatan ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari Tari Kreasi, Senam Anak Indonesia Hebat, Project Kelompok, hingga Deville. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai ajang kreativitas anak, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, berinteraksi, dan membangun rasa percaya diri.

Salah satu penampilan yang menjadi perhatian adalah Tari Kolosal Laskar Undru yang dibawakan oleh 100 anak PAUD dari TK Mulya Kecamatan Taliwang.

Dengan gerakan tari yang dikemas secara atraktif, anak-anak diajak mengenal sosok dan semangat perjuangan Laskar Undru sebagai bagian dari sejarah daerah. Pengenalan tersebut menjadi salah satu cara untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan identitas daerah dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia anak.

Pesan sejarah pun tidak disampaikan melalui pembelajaran yang kaku. Sebaliknya, nilai-nilai perjuangan diperkenalkan melalui seni, gerak, kebersamaan, dan pengalaman langsung sehingga lebih mudah diterima dan dirasakan oleh anak-anak.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Suarman, S.Pd., M.Si., mengatakan tema Gebyar PAUD tahun ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen bersama. Anak adalah amanah. Anak adalah aset negara, aset daerah, dan penentu masa depan, khususnya bagi Kabupaten Sumbawa Barat.”

Menurutnya, membangun masa depan daerah tidak bisa dilepaskan dari bagaimana pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat memberikan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menegaskan bahwa masa usia dini merupakan fase penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.

“Anak-anak PAUD ini berada pada usia emas, yaitu masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka.”

Fase tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan stimulasi pendidikan yang tepat sekaligus membangun karakter, kebiasaan positif, keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.

Festival Laskar Undru Gebyar PAUD KSB 2026 juga menjadi gambaran bahwa pendidikan anak usia dini dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan budaya dan sejarah lokal. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal dunia di sekitar mereka, tetapi juga diperkenalkan pada akar sejarah dan nilai-nilai yang membentuk identitas daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov. selaku Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah KSB drh. Hairul, M.M., jajaran Asisten dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan, organisasi mitra pendidikan, pengawas sekolah, kepala satuan PAUD, guru dan pendidik PAUD, serta para pendamping dan anak-anak peserta Gebyar PAUD.

Melalui Gebyar PAUD 2026, pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sumbawa Barat terus didorong menjadi ruang tumbuh yang aman, menyenangkan, kreatif, dan penuh makna.

Di tengah keceriaan anak-anak, semangat Laskar Undru menjadi pesan penting bahwa mengenalkan sejarah tidak harus menunggu anak beranjak dewasa. Sejarah dapat diperkenalkan sejak dini melalui cara yang sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan dunia mereka.

Sebab, mencintai daerah bukan hanya tentang mengetahui tempat tinggal, tetapi juga memahami sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, dan tumbuh dengan karakter untuk melanjutkan cita-cita pembangunan daerah. (A1)

More From Author

Dikbud KSB Gelar Bimtek Dapodik Versi 2027, Dorong Akurasi Data Pendidikan

PWI Sumbawa Barat Kirim 17 Wartawan Ikuti OKK dan UKW Lanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *