Taliwang, alineasatu.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat diinformasikan kekurangan Dokter umum untuk melayani masyarakat. Menyusul beberapa dokter yang sebelumnya bekerja di RSUD tipe C ini telah berhenti dengan berbagai alasan.
“Kalo kemarin ketersediaan Dokter kita memang sangat mencukupi. Tapi karena ada beberapa dokter umum yang lulus pendidikan spesialis dan lulus CPNS di daerah lain, saat ini jumlahnya menjadi kurang,” ungkap Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat,dr. Carlof, M.MRS, MQM, Rabu,21 Januari 2025.
dr Carlof tak membantah kekurangan Dokter ini, dan tentu mempengaruhi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebagai solusinya, pihaknya sementara waktu meminta bantuan peminjaman dokter dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat selagi membuka rekrutment baru untuk dokter umum
” Tapi ini tak bisa terus menerus kita lakukan karena dokter dari Dinkes dibutuhkan juga oleh Puskesmas,”jelasnya.
Selain itu, untuk memenuhi kekurangan dokter ini, Carlof mengaku sejak 7 Januari 2025 pihaknya telah membuka lowongan penerimaan dokter. Lowongan diutamakan bagi yang berasal dari NTB. Namun apabila tidak ada pelamar, tidak menutup kemungkinan akan diambil dokter dari luar NTB.
” Sekarang ini dokter umum yang ada tersisa 11 orang dari 15 dokter yang ada sebelumnya. Kita membuka lowongan ini karena setidaknya minimal harus ada tambahan 2 dokter lagi atau bisa lebih,”bebernya.
Ditengah situasi kekurangan dokter ini, pihak RSUD Asy Syifa’ Sumbawa Barat tetap berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, salah satunya dengan meningkatkan mutu layanan medis dan ketersediaan Dokter yang lengkap.
” Meningkatkan mutu pelayanan sudah menjadi tujuan kami sehingga kami akan berusaha agar kebutuhan tenaga dokter umum tersebut segera terpenuhi agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal lagi,”demikian Carlof. (a1)
