Maluk, Alineasatu.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan. Kali ini, kegiatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat tersebut dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas, Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Selasa (3/3/2026).
Dalam momentum penuh keberkahan ini, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, membawa pesan optimisme yang kuat terkait masa depan ketenagakerjaan dan perekonomian daerah, sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu pasca-tambang.
Di hadapan warga dan tokoh masyarakat, Bupati secara tegas menyatakan bahwa meskipun area penggalian PT. Amman Mineral bergeser ke blok Elang Dodo Rinti, proses pengolahan konsentrat dipastikan akan tetap beroperasi di KSB. Ia menekankan bahwa fase pasca-tambang adalah masa reklamasi, bukan berarti matinya roda industri.
“Pengalaman pembangunan smelter telah membuktikan dampak positif yang sangat besar bagi perputaran ekonomi dan serapan tenaga kerja. Maluk tidak akan menjadi kota mati,” tegas Bupati Amar.
membuktikan dampak positif yang sangat besar bagi perputaran ekonomi dan serapan tenaga kerja. Maluk tidak akan menjadi kota mati,” tegas Bupati Amar.
Pernyataan orang nomor satu di KSB tersebut didukung oleh data kinerja daerah yang memuaskan. Saat ini, KSB tengah mengalami transformasi struktur ekonomi menuju daerah industri yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan.
Meski pertumbuhan ekonomi secara umum pada tahun 2025 mengalami kontraksi sebesar 3,01 persen (setelah sebelumnya tumbuh pesat 12,01 persen di 2024), namun pertumbuhan ekonomi pada sektor non-tambang justru melonjak sangat signifikan hingga mencapai 105,8 persen. Hal ini dipicu oleh mulai beroperasinya industri pengolahan smelter yang menjadi motor penggerak ekonomi baru.
Dampak positif transformasi ini juga terlihat pada indikator kesejahteraan masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) KSB tercatat naik sebesar 0,94 poin, dari 75,52 pada tahun 2024 menjadi 76,46 pada tahun 2025.
Selain itu, kinerja sektor ketenagakerjaan KSB mampu melampaui capaian nasional. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) KSB pada tahun 2025 sukses ditekan di angka 4,13 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata TPT nasional yang berada di angka 4,74 persen.
Selain memaparkan pencapaian daerah, Bupati Amar juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Maluk yang berhasil menjaga stabilitas keamanan di tengah keberagaman penduduknya.
“Terima kasih karena kita sudah bersama-sama menjaga Kecamatan Maluk ini. Meskipun beragam, kita tetap bersatu. Keberagaman justru menjadi penguat untuk terus menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Safari Ramadan ini sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat komitmen menjaga persatuan, serta mendukung program pembangunan pemerintah menuju Sumbawa Barat Maju Luar Biasa yang adil dan merata.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Hanipah, Sekretaris Daerah drh. Hairul, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, perwakilan PT. Amman Mineral, Kepala Kantor Kemenag KSB, Ketua Organisasi Wanita, Camat Maluk, para Kepala Desa se-Kecamatan Maluk, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (A1)
