Taliwang, Alineasatu.net — Kemeriahan mewarnai hari pertama gelaran Karnaval Budaya Kabupaten Sumbawa Barat yang berlangsung pada Senin (19/10/2026). Sebanyak 74 kontingen tingkat TK/RA tampil memukau dengan mengenakan beragam pakaian adat dan menyajikan atraksi seni Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Lestarikan Budaya, Perkuat Jati Diri, Wujudkan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa”.
Ajang parade budaya ini dirancang secara berjenjang. Setelah penampilan tingkat TK/RA di hari pertama, pawai akan berlanjut dengan melibatkan peserta tingkat SD/MI pada Selasa (20/10), tingkat SMP/MTs pada Rabu (21/10), serta jenjang SMA/SMK/MA dan kategori umum pada Kamis (22/10).
Pembukaan dan pelepasan peserta pawai pada hari pertama dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., didampingi Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan perangkat daerah.
Dalam sajiannya, para peserta cilik menampilkan kekayaan tradisi lokal Samawa hingga beragam kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran ragam busana dan seni tradisi ini menjadi sarana edukasi yang efektif bagi anak-anak untuk mengenal identitas bangsa serta menanamkan rasa toleransi sejak dini.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa penanaman nilai budaya sangat krusial dalam membina karakter anak bangsa. Menurutnya, kegiatan ini merupakan ikhtiar nyata pemerintah daerah dalam membentuk kualitas generasi masa depan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam menjaga dan membangun karakter anak-anak untuk menjadi generasi Sumbawa Barat yang terbaik di masa-masa yang akan datang,” ujar Bupati Amar di sela-sela kegiatan.
Selain memberikan hiburan dan edukasi, rangkaian Karnaval Budaya Harlah ke-23 KSB ini juga dirancang untuk memperluas partisipasi publik serta menggerakkan roda perekonomian lokal. Kehadiran antusiasme masyarakat dalam ajang ini diharapkan mampu memberi dampak positif bagi para pelaku usaha kecil dan mikro di Sumbawa Barat, sejalan dengan semangat “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju”. (A1)


