Semarak Hari Lahir KSB ke-23: Guru dan Tenaga Pendidik Unjuk Gigi di Panggung Fashion Show Pesona Tenun Sumbawa Barat

Taliwang, Alineasatu.net — Ada pemandangan yang tak biasa dan menarik perhatian dalam perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Para guru dan tenaga pendidik tingkat SD, SMP, hingga SMA turut ambil bagian dan memeriahkan ajang Lomba Fashion Show Pesona Tenun Sumbawa Barat, Senin (26/10/2026) di Halaman Graha Fitrah, Kompleks Kantor Bupati KSB.

Berbeda dari rutinitas harian di ruang kelas, para pendidik ini tampil percaya diri mengenakan busana berbahan wastra lokal. Di atas catwalk, mereka sukses memukau penonton lewat balutan busana tenun khas Sumbawa Barat yang disulap menjadi pakaian modern, elegan, namun tetap mempertahankan filosofi budaya aslinya.

“Keikutsertaan para guru ini mendapat apresiasi hangat dari penonton dan pemerintah daerah. Selain sebagai bentuk partisipasi memeriahkan hari jadi kabupaten, kehadiran para tenaga pendidik di panggung peragaan busana ini juga menjadi teladan nyata bagi para siswa dan masyarakat dalam mencintai serta merawat warisan budaya daerah,” ungkap Agus S.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa Barat, diselah acara Fashion Show.

Ajang Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Ekonomi Kreatif , ajang yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., ini tidak hanya diikuti oleh guru. Sebanyak 76 peserta yang ambil bagian datang dari berbagai latar belakang, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan, hingga para desainer, perajin, dan model lokal.

Wabup Hanipah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panggung kreativitas semata, melainkan motor penggerak ekonomi kreatif yang berfokus pada pemberdayaan UMKM dan perajin lokal. Dengan semakin seringnya wastra dikenakan dan dipromosikan, termasuk oleh para guru, diharapkan produk tenun lokal semakin diminati di pasaran, yang pada gilirannya mendongkrak kesejahteraan para perajin.

“Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju”,  Tagline Harlah ke-23 KSB ini diwujudkan melalui komitmen nyata. Ke depannya, Pemkab KSB berencana menerbitkan kebijakan resmi berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang mewajibkan seluruh ASN dan tenaga pendidik di KSB untuk mengenakan pakaian tenun satu hari dalam seminggu,” ujar Wakil Bupati.

Kreativitas busana yang gemilang di atas panggung tentu tidak lepas dari kerja keras para perajin di balik layar. Untuk menjaga keberlanjutan tradisi ini, Wabup Hanipah mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) KSB untuk terus menggenjot pelatihan keterampilan. Target utamanya adalah melahirkan generasi penenun baru agar regenerasi tetap berjalan dan kualitas produk semakin berdaya saing tinggi.

Rangkaian peragaan busana ini sendiri dijadwalkan terus berlangsung hingga malam hari. Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk hadir memadati Halaman Kantor Bupati guna menyaksikan karya busana terbaik sekaligus memborong produk-produk unggulan dari stan tenun perajin lokal dan UMKM setempat. (A1)

More From Author

Loka Karya Muatan Lokal Ditutup, Bupati KSB Dorong Nilai Tradisi Sumbawa Menjadi Bahan Ajar Pembentukan Karakter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *