Kertasari, alineasatu.net – Nelayan Desa Banjar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang tergabung dalam Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera, turun ke laut melakukan pemasangan rumpon. Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan, agar berkumpul di sekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk di pancing oleh nelayan. Pemasangan rumpon disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Sumbawa Barat, Noto Karyono. Senin, (26/5) pagi.
“Pemasangan rumpon ini adalah kali kedua kami lakukan, tujuannya tidak lain, supaya ikan bisa berkumpul, dan mudah untuk kami pancing. Dan sejauh yang pernah kami lakukan, cara ini sangat efektif, ikan sudah bisa berkumpul setelah sebulan rumpon diturunkan,” ungkap M. Ali H. Sidik. Ketua Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera.
Selain itu, Lanjut Ali akrab disapa ketua Koperasi itu. Dirinya mengaku, pembiayaan pembuatan rumpon ini dilakukan secara sukarela, para anggota nelayan bergotong royong, baik dari segi tenaga, waktu hingga materi. Dan semua itu tidak luput dari hasil komunikasi dengan dinas perikanan KSB. Bimbingan teknis terhadap nelayan selalu diberikan, bantuan alat tangkap juga diberikan kepada para nelayan kami.
“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan dinas perikanan terkait pemasangan rumpon ini, alhamdulillah disambut baik, bahkan kami didampingi langsung oleh kepala dinas prosesnya. Sebagai Koperasi Nelayan yang memiliki izin pemasangan rumpon, tentu hal ini akan kami manfaatkan, dan semuanya atas arahan dinas perikanan,” tambahnya.
Disisi lain, Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sumbawa Barat, atas program asuransi nelayan. “Kami yakin, program ini adalah cara pemerintah memberikan penghargaan kepada para nelayan, dan program tersebut tentu berdasarkan hasil keluhan dan laporan para nelayan. Kami berharap, sarana prasarana kebutuhan nelayan bisa dimaksimalkan, khususnya di Desa Banjar” harapnya.
Selain nelayan, beberapa Ibu-ibu yang membeli ikan nelayan juga hadir memberi dukungan terhadap pemasangan rumpon. Sebab, apabila hasil tangkap para nelayan tinggi, para ibu-ibu yang membeli ikan untuk dijual kembali juga mendapat hasil yang lebih banyak.
“Kami para pengepul ikan nelayan, berharap pemerintah menyediakan lapak bagi kami, sejenis tempat berteduh di pinggir pantai tempat para nelayan nyandar. Pagi-pagi sudah kami datangi tempat perahu nelayan sandar, dan tidak ada tempat duduk atau lapak tempat kami transaksi jual beli ikan,” timpal seorang Ibu-ibu yang enggan menyebut namanya, seraya berharap.
Ditempat yang sama, pada saat selesai pemasangan rumpon, Kepala Dina Perikanan Sumbawa Barat, Noto Karyono. Memberikan apresiasi kepada para nelayan Banjar, khususnya Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera. Upaya pemasangan rumpon yang dilakukan secara sukarela, serta kekompakan dalam membuat rumpon membuat dirinya bangga. Pendampingan yang dilakukan selama ini tidak sia sia, kesadaran agar bisa menambah penghasilan oleh nelayan menjadi contoh bagi nelayan lain.
“Komunikasi kami dengan para nelayan selalu intens mas. Salah satu rencana pemasangan rumpon ini, mereka lakukan secara sukarela, tanpa bantuan sepeserpun dari kami. Namun, akibat upaya ini, tentu dari kami dinas perikanan akan memperhatikan setiap kebutuhan yang bisa kami berikan,” beber Noto.
Ia melanjutkan, rasa persaudaraan serta kekompakan dalam memajukan kelompok nelayan tentu kita apresiasi. Dan pola seperti ini yang perlu dilakukan oleh setiap kelompok nelayan lainnya. Selain itu, melalui program “Sumbawa Barat Maju” yang digagas Bupati saat ini, banyak sekali manfaat yang diterima para nelayan, baik itu bantuan berupa alat tangkap, asuransi kecelakaan hingga kematian. Akibat dari program tersebut, para nelayan menjadi semangat kompak dalam memajukan kelompok nelayan mereka.
“Secara administrasi, sepanjang yang kami tahu, kelompok nelayan dan Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera ini sangat bagus, dan itu terbukti bahwa, satu satunya koperasi nelayan yang memiliki izin pemasangan rumpon di NTB, oleh kementerian kelautan dan perikanan, yaitu Koperasi Nelayan Banjar Sejahtera yang berada di Desa Banjar,” tutup Noto. (A1)





