Taliwang, Alineasatu.net – Penguatan tata kelola arsip di lingkungan pendidikan menjadi perhatian Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar bimbingan teknis (bimtek) kearsipan selama dua hari dengan melibatkan tenaga pendidik dan pengawas sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman tentang pengelolaan arsip, mulai dari penataan hingga penerapannya dalam mendukung tertib administrasi di lingkungan sekolah.
Mentor kegiatan, Yuyun Darmi, mengungkapkan bahwa proses pendampingan selama dua hari berlangsung dinamis. Beragam pertanyaan dan tanggapan kritis dari peserta justru memperkaya pembahasan materi kearsipan.
Menurut Yuyun, peserta dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Diskusi yang terbangun membuat proses pembelajaran tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang bertukar pengetahuan antara mentor dan peserta.
Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mendampingi para tenaga pendidik dan pengawas sekolah. Berbagai persoalan yang disampaikan peserta turut membuka perspektif baru dalam memahami praktik pengelolaan arsip di lingkungan pendidikan.
Yuyun berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pemahaman materi selama bimtek. Hal yang lebih penting adalah penerapannya dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga pengelolaan arsip sekolah semakin tertata dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Arpus KSB, peningkatan pemahaman sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib arsip, termasuk di satuan pendidikan. Arsip yang dikelola dengan baik tidak hanya mendukung kelancaran administrasi, tetapi juga menjadi sumber informasi dan bukti pertanggungjawaban kegiatan sekolah.


