Taliwang, Alineasatu.net — Upaya untuk meningkatkan konektivitas antardaerah serta memperlancar mobilitas masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) kian dimatangkan. Pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi strategis guna mempercepat operasional kapal cepat yang melayani rute pelayaran Labuhan Haji (Kabupaten Lombok Timur) menuju Labuhan Lalar (Kabupaten Sumbawa Barat).
Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat ini melibatkan unsur lintas instansi guna memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan kelayakan pelayanan transportasi laut terpenuhi dengan baik.
Pertemuan penting tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla), Kepala UPP Labuhan Lombok, Dinas Perhubungan Provinsi NTB, serta Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat.
Selain itu, hadir pula Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Kepala UPTD Labuhan Haji, Kepala UPTD Labuhan Lalar, Marine Inspector, Syahbandar, petugas pengukuran kapal, petugas pengawas keselamatan pelayaran, hingga pihak manajemen perusahaan operator kapal cepat.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas secara mendalam berbagai aspek krusial, mulai dari kesiapan armada kapal, pemenuhan persyaratan teknis dan keselamatan pelayaran, sistem pengawasan operasional, hingga penguatan koordinasi antar instansi yang berwenang di sektor angkutan laut.
“Sebagai bagian dari tahapan akhir menuju operasional penuh, kapal cepat ini direncanakan akan segera melaksanakan uji coba pelayaran (sea trial) selama 7 hari,” ungkap Suarno, S.Sos. Kepala Dinas Perhubungan.
Agenda sea trial ini memegang peranan vital untuk menguji dan memastikan kemampuan operasional kapal secara riil, kesiapan teknis di lapangan, pemenuhan standar keselamatan, serta mengevaluasi kondisi rute pelayaran antara Labuhan Haji dan Labuhan Lalar secara komprehensif sebelum resmi dibuka untuk umum.
“Hadirnya layanan transportasi laut berupa kapal cepat ini diharapkan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok” Tambahnya.
Selanjutnya, tujuan dari semua ini ialah peningkatan Konektivitas: Membuka jalur alternatif yang lebih cepat dan efisien antardaerah. Mobilitas Masyarakat: Mempermudah dan memperlancar mobilitas harian warga secara aman dan nyaman.
Penggerak Ekonomi: Mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi regional serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut secara menyeluruh.
“Melalui sinergi yang kuat dari seluruh instansi terkait, proses persiapan hingga peluncuran operasional kapal cepat ini ditargetkan dapat berjalan lancar sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan tetap menempatkan faktor keselamatan dan kenyamanan penumpang sebagai prioritas utama.tutupnya (*)


