Taliwang, alineasatu.net — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lapangan langsung terhadap pengerjaan proyek jalan desa di sejumlah titik di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.
Langkah ini diambil guna memastikan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 berjalan secara optimal, transparan, serta memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.
Ketua Komisi I DPRD KSB, Muhammad Hatta, mengungkapkan bahwa peninjauan lapangan ini merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan fungsi pengawasan dewan terhadap anggaran publik yang dikucurkan ke tingkat desa.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah alokasi Dana Desa tahun 2026 yang dikucurkan untuk infrastruktur jalan benar-benar direalisasikan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Muhammad Hatta.
Namun, dari hasil inspeksi mendadak di beberapa lokasi pembangunan jalan desa di Kecamatan Taliwang, tim Komisi I DPRD KSB menemukan sejumlah catatan krusial. Beberapa ruas jalan yang tengah dibangun terindikasi kuat dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan awal.
Menanggapi temuan tersebut, Muhammad Hatta menegaskan agar pihak-pihak terkait tidak main-main dalam pengerjaan proyek fasilitas publik. Pihaknya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas.
“Hasil pantauan kami di lapangan menunjukkan ada beberapa bagian ruas jalan yang kualitas maupun pengerjaannya belum memenuhi spesifikasi teknis. Kami mendesak Dinas PUPR untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar pelaksana proyek melakukan perbaikan secepatnya sebelum masa pemeliharaan berakhir,” tegas Politisi tersebut.
Ia menambahkan bahwa masa pemeliharaan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak pelaksana maupun pemerintah desa untuk menyempurnakan pekerjaan. Jangan sampai proyek infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat cepat rusak akibat kualitas pengerjaan yang asal-asalan.
“Fungsi pengawasan ini akan terus kami kawal hingga perbaikan benar-benar direalisasikan. Kualitas jalan desa harus terjamin demi menunjang mobilitas dan perekonomian warga di Kecamatan Taliwang,” tutup Muhammad Hatta. (A1)


