BPJS Non-Aktif Saat Sakit? Dinkes KSB Siap Aktifkan 1×24 Jam Lewat Telepon

Taliwang, Alineasatu.net  – Warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini tidak perlu lagi merasa panik atau bingung ketika ada anggota keluarga yang jatuh sakit namun terkendala kartu BPJS Kesehatan yang sudah tidak aktif. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Kesehatan secara resmi telah membuka layanan cepat aktivasi BPJS Kesehatan hanya dalam waktu satu kali dua puluh empat jam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., menjelaskan bahwa inovasi layanan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk memastikan warganya tetap mendapatkan hak pelayanan medis tanpa terhambat birokrasi yang rumit.

“Warga masyarakat Sumbawa Barat jangan khawatir bila sakit dan mendapati BPJS Kesehatannya non-aktif. Tim kami siap melayani dan memproses aktivasi kepesertaan tersebut dalam waktu 1×24 jam, untuk segera dialihkan statusnya ke segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang ditanggung oleh Pemda Sumbawa Barat,” tegas dr. Carlof kepada kobarksb.com, Senin, (23/02).

Lebih lanjut, dr. Carlof memaparkan bahwa tata cara mengakses layanan ini sengaja dirancang sangat praktis. Masyarakat yang sedang fokus menjaga pasien di fasilitas kesehatan tidak perlu membuang waktu untuk datang langsung ke kantor Dinas Kesehatan, karena layanan ini sepenuhnya berbasis online dan beroperasi setiap hari.

“Kami memberikan solusi cepat dan mudah. Pihak keluarga cukup menghubungi Call Center layanan aktivasi BPJS Dinas Kesehatan melalui telepon atau pesan WhatsApp (WA) di nomor 0817-7675-2120,” ungkap Kadis Kesehatan.

Terkait kelengkapan administrasi, persyaratan yang diminta pun sangat ringkas. Melalui nomor WhatsApp tersebut, warga cukup mengirimkan foto Kartu Keluarga (KK) beserta foto surat keterangan sakit, bukti berobat, atau surat keterangan perawatan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Puskesmas maupun Rumah Sakit tempat pasien ditangani.

Menepis keraguan terkait adanya biaya pungutan dalam pengurusan dokumen krusial tersebut, dr. Carlof memberikan jaminan penuh kepada masyarakat.

“Saya tegaskan bahwa seluruh pelayanan ini seratus persen gratis. Masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Biarkan tim kami yang mengurus administrasinya agar keluarga bisa tenang dan fokus pada kesembuhan pasien,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, orang nomor satu di jajaran Dinas Kesehatan KSB tersebut kembali menyampaikan komitmen institusinya dalam melayani warga di Bumi Pariri Lema Bariri.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat siap terus maju dan selalu hadir bagi masyarakat. Mari manfaatkan fasilitas ini dengan baik, salam sehat untuk kita semua,” pungkas dr. Carlof. (A1)

More From Author

Kepala Dikbud Sumbawa Barat Tuai Pujian, Survei Kepuasan Kinerja Lampaui OPD Lain 

Banjir Desa Mataiyang, Wabup Hanipah Beri Perintah Segera Perbaiki Sekolah Yang Ambruk Secepatanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *