Taliwang, Alineasatu.net – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan arsip di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diperkuat dengan keberadaan 109 orang arsiparis dari jalur pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Meskipun saat ini baru terdapat dua orang arsiparis fungsional yang bersertifikat, komitmen terhadap tertib administrasi kearsipan di daerah terus menunjukkan progres signifikan.
Burhan Daeng Mangago, Kepala Dinas Arpusda Sumbawa Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekretaris, serta para arsiparis di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) KSB. Berkat kerja keras dan kolaborasi yang solid, DKP KSB kini sukses mengimplementasikan pengelolaan arsip secara mandiri hingga tuntas dan menghasilkan Daftar Pencarian Arsip (DPA).
”Melalui DPA tersebut, proses pemusnahan terhadap arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dapat dilakukan sesuai dengan rekomendasi dan hasil penilaian dari tim panitia penilai arsip. Seluruh rangkaian proses pemusnahan ini telah diajukan permohonan persetujuannya kepada Bupati dan dipastikan berjalan sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku,” Ungka Burhan Daeng di ruang kerjanya, Rabu (16/9).
Selain pengelolaan arsip konvensional, DKP KSB juga tercatat telah mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), mulai dari aspek korespondensi hingga proses penyusutan arsip.
Pihak Arpusda KSB menegaskan bahwa seluruh kegiatan kearsipan—baik secara manual maupun elektronik—merupakan bagian penting dari instrumen penilaian pengawasan kearsipan. Penilaian ini sekaligus menjadi tolak ukur utama dalam peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) daerah.
”Pengawasan kearsipan internal yang berjalan baik juga berkontribusi besar terhadap penilaian pengawasan eksternal. Pada tahun ini, KSB berhasil meraih predikat “Memuaskan” dengan menempati peringkat ke-85 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, serta menduduki peringkat pertama di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),” bebernya.
Berkat capaian gemilang dengan nilai pengawasan arsip yang memuaskan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) KSB kini dinilai layak dan direkomendasikan menjadi lokasi tempat studi tiru bagi OPD lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang pengelolaan arsipnya masih memerlukan peningkatan. (*)


