Taliwang, alineasatu.net – Menghadapi perkembangan zaman, para guru dipaksa untuk memahami proses belajar mengajar era digital. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), gelar pelatihan koding dan kecerdasan buatan (AI). Bertempat di Kedai Sawah Cafe and Resto, Selasa (11/8). Sebanyak 60 guru SD dan SMP digambleng, supaya para guru bisa menerapkan pembelajaran teknologi ke dalam kelas, membuat metode pembelajaran lebih kreatif, dan level mutu pembelajaran semakin meningkat.
Pembelajaran coding dan AI adalah proses belajar bagaimana membuat instruksi komputer (coding), dan bagaimana membuat komputer bisa belajar dan berpikir seperti manusia, (Artificial Intelligence) atau sering disebut AI. Pada intinya coding adalah tentang memberikan perintah kepada komputer, sedang AI adalah cara membuat komputer bisa mengambil keputusan dan melakukan tugas secara mandiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Agus, S.Pd. menyampaikan, pelatihan ini adalah langkah adaptasi para guru, untuk menghadapi perubahan kurikulum tahun ajaran 2025-2026. Melalui pembekalan ini, para guru diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi secara langsung ke dalam proses pembelajaran sehari – hari di sekolah.
“Semua peserta pelatihan ini akan mendapat sertifikat resmi dari kementrian pendidikan dasar dan menengah. Untuk itu, ikuti pelatihan ini dengan baik, dan pastikan mampu diterapkan dana proses mengajar,” ucap Agus, dalam sambutannya.
Selanjutnya, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. mengungkap, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) daerah sudah di angka 97%, tapi tantangan terbesar ada di peningkatan kapasitas guru. Apalagi, masih banyak guru berusia di atas 40 tahun yang harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Guru harus adaptif dan siap bertransformasi. Perubahan teknologi, termasuk AI, itu cepat sekali. Jadi kita harus gesit supaya kualitas pendidikan terus meningkat.,” tutup Bupati, singkat. (A1)


